Detail Berita

Hukum & Politik

Polri Salurkan 1.000 Dus Mi dan 5 Ton Beras untuk Warga Terdampak Bencana di Halmahera

Pewarta : Evelyne

08 Januari 2026

16:40

Keterangan foto : Personel Polri bersama warga menurunkan bantuan logistik berupa beras dan mi instan dari truk bantuan untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa 7 Januari 2026 (Istimewa)

TERNATE, enewsindo.co.id - Polri menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana di Provinsi Maluku Utara. Di Kabupaten Halmahera Barat, Polres setempat bersama pemerintah desa menyalurkan 1.000 dus mi instan dan 1.000 sak beras ukuran lima kilogram untuk memenuhi kebutuhan pangan warga di lokasi terdampak dan pengungsian.

Per 7 Januari 2026, bencana tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Dua korban tercatat berasal dari Kabupaten Halmahera Barat, sementara satu korban lainnya dari Kabupaten Halmahera Utara.

Sejak menerima laporan awal, jajaran Polri di Maluku Utara mulai dari Polsek hingga Polda langsung diterjunkan ke lokasi bencana. Fokus penanganan diarahkan pada penyelamatan warga di titik rawan, pemberian pertolongan pertama kepada korban luka, pelaksanaan pencarian dan penyelamatan (SAR), serta pembukaan akses jalan yang tertutup banjir dan material longsor. 

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi kunci dalam situasi darurat. “Personel bergerak dari satuan terdekat dengan perlengkapan yang dibutuhkan dan bekerja bersama unsur terkait. Prioritas kami adalah keselamatan warga, penanganan korban, serta memastikan para pengungsi mendapatkan perhatian dan kebutuhan dasar yang layak,” ujarnya.

Untuk mendukung penanganan di lapangan, Polri mengerahkan personel dan sarana secara terpadu. Di Halmahera Barat, dikerahkan dua unit truk R6, tiga unit kendaraan R4 double cabin, serta 60 personel Polres Halmahera Barat. Sementara di Halmahera Utara, Polres setempat menurunkan tiga unit truk R6, empat unit kendaraan R4 double cabin, dan 90 personel guna menjangkau wilayah terdampak hingga ke desa-desa.

Bantuan tambahan juga datang dari Polres Ternate dengan satu unit truk R6 dan 12 personel Samapta, serta Polresta Tidore Kepulauan dengan satu unit truk R6 dan 12 personel Samapta. Unsur SAR diperkuat oleh Sat Brimob Polda Maluku Utara dengan dua unit truk R6, satu unit kendaraan R6 box, satu unit kendaraan R4 double cabin, 10 set peralatan SAR, serta 38 personel. 

Sementara, di wilayah perairan, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara mengerahkan satu unit kapal patroli SBU dengan empat personel ABK untuk pemantauan dan evakuasi.

Dalam penanganan pengungsi, Polda Maluku Utara bekerja sama dengan Forkopimda dan instansi terkait mendirikan serta mengelola posko pengungsian. Kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan keamanan terus diupayakan agar tetap terpenuhi. Polri juga menyiagakan jajaran polres lainnya untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan.

Kapolda Maluku Utara menyampaikan duka cita kepada keluarga korban meninggal dunia serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan menghindari area rawan bencana. Layanan darurat Polri 110 dapat diakses selama 24 jam untuk melaporkan kondisi darurat atau menghubungi kantor polisi terdekat.

Polda Maluku Utara memastikan seluruh jajaran tetap siaga 24 jam untuk memantau perkembangan situasi dan bekerja bersama seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pemulihan serta mengembalikan aktivitas masyarakat seperti sediakala.

Tags : #Bencana Alam Maluku Utara #Banjir dan Longsor Halmahera #Polri Tanggap Bencana #Bantuan Logistik Polri #Polda Maluku Utara Siaga #Penanganan Bencana Halmahera #Evakuasi dan SAR #Pengungsian Warga #Forkopimda Maluku Utara

Ikuti Kami :

Komentar