Detail Berita
Konser Valen DA 7 di Madura Bangkitkan Gairah Dangdut Generasi Muda
Pewarta : Ainur Rahman
03 Januari 2026
15:20
Valen DA 7 (Kiro) bersama Imran Syahyandi, Background konser Sumenep, 3 Januari 2026 (foto : Ainur Rahman)
SUMENEP, enewsindo.co.id - Konser Valen, runner up Dangdut Academy 7 (DA7), yang digelar di Pamekasan dan Sumenep pada 1–2 Januari 2026, mendapat sambutan positif dari pelaku musik dangdut Madura. Kehadiran Valen dinilai menjadi penanda munculnya kembali gairah dangdut di Pulau Garam, terutama di kalangan generasi muda.
Pimpinan Orkes Melayu Andita asal Pulau Kangean, Imran Sahyandi, menilai konser tersebut bukan sekadar agenda hiburan, melainkan momentum penting bagi perjalanan musik dangdut Madura. Menurut dia, antusiasme penonton menunjukkan bahwa dangdut masih memiliki ruang hidup yang kuat di tengah perubahan selera musik.
“Konser Valen di Pamekasan dan Sumenep menunjukkan bahwa dangdut Madura belum kehilangan penggemarnya dan masih terus berkembang,” kata Imran, Kamis (2/1/ 2026).
Imran menyebut Valen sebagai representasi talenta baru yang mampu menjawab tantangan zaman. Selain kualitas vokal, karakter panggung dan gaya bermusik Valen dianggap relevan dengan selera generasi muda tanpa sepenuhnya meninggalkan akar dangdut tradisional. Prestasi Valen sebagai runner up DA7 juga dipandang sebagai bukti bahwa pedangdut Madura mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kehadiran Valen membawa harapan baru bagi masa depan dangdut. Ia menunjukkan bahwa musisi muda Madura punya peluang besar di panggung nasional,” ujarnya.
Ia juga mengaitkan kemunculan Valen dengan kondisi dangdut Madura setelah wafatnya maestro dangdut Madura, almarhum Imam S Arifin. Menurut Imran, sejak kepergian sang maestro, belum banyak figur yang benar-benar mampu menjadi simbol kebangkitan dangdut Madura.
“Setelah Imam S Arifin wafat, Madura seperti kehilangan ikon. Valen, dengan pendekatan yang lebih modern, bisa menjadi jembatan antara dangdut klasik dan generasi baru,” kata Imran.
Imran berharap kemunculan Valen dapat memicu semangat musisi lokal Madura untuk terus berkarya dan berinovasi, sekaligus menjaga dangdut tetap sebagai musik rakyat yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Ini bisa menjadi titik awal kebangkitan dangdut Madura,” ujarnya.
Komentar
Berita Terbaru
Hiburan
Denting Gamelan di Tanah Sumatera, Reog Obyog Bangkitkan Rasa Jawa
5 April 2026
21:38
Hukum & Politik
Panti Rehabilitasi Mandiri dan Batas Kewenangan: Antara Niat Sosial dan Risiko Hukum
5 April 2026
17:57
Hukum & Politik
Halal Bihalal Jadi Ruang Konsolidasi, Laskar Tawangalun Perluas Peran Sosial dan Hukum
5 April 2026
10:22
Hukum & Politik
Jalur Rambipuji Jember Sempat Lumpuh, Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan
4 April 2026
19:20
Pendidikan & Teknologi
SMAPTA Kota Kediri Tancap Gas, 64 Siswa Tembus SNBP 2026
4 April 2026
18:41