Detail Berita
Perempuan Tewas di Rumah Sendiri, Warga Tak Percaya Pelaku Adalah Suaminya
Pewarta : Imam
20 Oktober 2025
21:55
Polisi pasang Garis Police Lane di lokasi kejadian pada 20 Oktober 2025 (Foto : Imam)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Warga Jalan Serayu, Lingkungan Wirodayan, Kelurahan Panderejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, dikejutkan oleh penemuan seorang perempuan yang tewas di rumahnya sendiri, Senin pagi (20/10/2025). Perempuan itu diduga menjadi korban pembunuhan oleh suaminya.
Pantauan di lapangan menunjukkan rumah korban telah dipasangi garis polisi. Petugas tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara warga berkerumun di luar pagar, masih sulit percaya tragedi itu benar terjadi di lingkungan mereka yang selama ini tenang.
Jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Blambangan. Polisi juga mengamankan suaminya, yang diduga sebagai pelaku, tak lama setelah kejadian. Sebuah pisau dapur diamankan sebagai barang bukti utama. Hingga kini, motif pembunuhan masih menjadi misteri.
Bagi para tetangga, pasangan suami-istri ini tidak pernah menunjukkan tanda-tanda keretakan rumah tangga. Rosi, salah satu warga sekitar, mengaku tak mendengar pertengkaran sebelum peristiwa itu terjadi. “Tidak ada keributan. Tahu-tahu sudah ada polisi datang,” katanya.
Lurah Panderejo, Muchammad Safii, turut menegaskan bahwa pasangan tersebut dikenal warganya sebagai keluarga baik-baik. “Kesehariannya normal, kerja pagi pulang malam, jarang berinteraksi. Secara ekonomi juga cukup baik,” ujarnya.
Dari keterangan pihak kelurahan, keduanya bekerja di sektor keuangan, sang suami di Pegadaian, sementara korban bekerja di salah satu bank swasta. Mereka memiliki tiga anak yang saat kejadian sedang tidak berada di rumah.
Tragedi ini bukan hanya menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat, bagaimana pasangan yang dikenal harmonis bisa berakhir dalam peristiwa berdarah?
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab dan latar belakang peristiwa tersebut. Sementara itu, warga Panderejo berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya komunikasi dan kesadaran akan kesehatan mental dalam kehidupan rumah tangga.
Komentar
Berita Terbaru
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler