Detail Berita
Dari Kebun ke Cangkir, Dani Bangun Sekolah Kopi Doa Kopi di Bondowoso
Pewarta : Eko
30 Agustus 2025
19:04
Dani di stand Doa Kopi di acara Semarak Ekonomi Syari’ah Sekar Kijang di Alun-alun Bondowoso, pada 30 Agustus 2025 (Foto : Eko/Redaksi).
BONDOWOSO, enewsindo.co.id -Bondowoso dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Jawa Timur. Aroma kopi seolah menjadi napas di setiap sudut desa, termasuk di Maesan.
Dari sinilah Dani, seorang pengusaha kopi asal desa tersebut, menyalakan mimpinya mendirikan Sekolah Kopi Doa Kopi.
Di sebuah stand sederhana bertuliskan Doa Kopi, Dani bersama istrinya tampak sibuk melayani pengunjung saat acara Semarak Ekonomi Syari’ah Sekar Kijang di Alun-alun Bondowoso.
Namun lebih dari sekadar berjualan kopi, Dani juga membawa pesan yang lebih besar, Dia mengajak anak muda untuk terjun ke dunia kopi, dari akar hingga cangkir.
“Silakan datang ke stand saya, Doa Kopi, untuk belajar kopi,” katanya ramah sambil sesekali menuangkan seduhan hangat untuk tamu yang mampir, Sabtu (30/8/2025).
Bagi Dani, kopi bukan hanya soal minuman, tetapi Kopi perjalanan panjang yang penuh cerita. Ia ingin generasi muda merasakan sendiri proses itu.
Mulai bagaimana biji kopi ditanam, dirawat, dipanen, disangrai, digiling, hingga akhirnya harum sebagai minuman yang menyatukan banyak orang.
“Kami ingin menggerakkan anak muda agar ahli di bidang kopi,” ujar Dani penuh semangat.
Keinginannya Dani bukan tanpa alasan. Bondowoso punya lahan kopi yang melimpah, termasuk kebun miliknya sendiri di Maesan, sayangnya, tidak banyak anak muda yang melihat potensi ini sebagai peluang masa depan.
Melalui sekolah kopi yang ia bangun, Dani ingin membuka jalan bahwa kopi bukan sekadar komoditas, melainkan pintu rezeki, kreativitas, sekaligus kebanggaan daerah.
Selain mengajarkan keterampilan, Dani juga menjual kopi dengan merek Doa Kopi. Produk yang ia pasarkan beragam, mulai dari biji kopi siap sangrai hingga bubuk siap seduh.
Di stand kerjasama dengan Bank Indonesia Jember dan Pemkab Bondowoso itu, berbagai racikan minuman kopi tersaji untuk masyarakat.
Di balik segelas kopi Doa Kopi, tersimpan harapan Dani, Bondowoso tidak hanya dikenal sebagai tanah kopi, tetapi juga melahirkan generasi barista dan pengusaha kopi muda yang berdaya.
Komentar
Berita Terbaru
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler