Detail Berita
Atasi PKL di Alun-alun Jember, Bupati Jember Siapkan Lahan Street Food
Pewarta : Tamara
30 Mei 2025
17:29
Foto Banner pelarangann pedagang berjualan di Alun-alun Jember, Jumat 30 Mei 2025 (Foto : Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - Meski sudah ada larangan resmi dan banner yang terpasang, pedagang kaki lima (PKL) di Jember masih nekat berjualan di kawasan Alun-Alun.
Aktivitas mereka tidak hanya membuat sampah berserakan di area pusat kota, tapi juga menimbulkan pemandangan yang kumuh dan kurang nyaman bagi pengunjung maupun warga sekitar.
Pemerintah Kabupaten Jember sebenarnya telah menyediakan tempat khusus bagi PKL di sepanjang Jalan Kartini.
Namun sayangnya, sebagian besar PKL enggan memindahkan lapak dagangnya ke lokasi yang sudah disediakan tersebut. Kondisi ini membuat Bupati Muhammad Fawait menghadapi dilema dalam mengambil keputusan.
Dalam sebuah kesempatan saat menyampaikan rencana kerja terbuka pada Rabu (21/5), Gus Fawait mengungkapkan bahwa ia sulit mengambil langkah tegas langsung menertibkan PKL di alun-alun. Pasalnya, mereka adalah pekerja yang menggantungkan hidup dan keluarga dari berjualan di tempat itu.
"Banyak sekali usulan untuk menertibkan PKL di alun-alun, tetapi kami tidak bisa melakukannya secara langsung. Mereka bekerja untuk mencari nafkah, ini urusan perut dan kehidupan mereka," terang Gus Fawait.
Meski begitu, Gus Fawait bertekad agar Alun-Alun Jember tetap menjadi ruang publik yang bersih, nyaman, dan menarik baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.
Oleh karena itu, ia menyiapkan solusi berupa pengembangan area street food di sepanjang Jalan Kartini, tepat di samping Kantor Pemkab Jember.
Konsep ini akan mengubah Jalan Kartini menjadi pusat kuliner dan tempat berkumpul layaknya Malioboro di Yogyakarta, lengkap dengan berbagai makanan, cemilan, hingga souvenir. Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025.
Dengan adanya opsi ini, Gus Fawait berharap para PKL akan tertarik untuk pindah dan membuka lapak di lokasi yang lebih tertata dan ramai pengunjung.
"Kalau tempatnya sudah siap dan ramai, baru kami ajak PKL pindah. Namun hari ini saya tidak tega langsung mengusir mereka begitu saja," tambahnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab tidak akan tinggal diam. Mereka akan terus menjaga kebersihan dan kenyamanan Alun-Alun agar tetap menjadi jantung perekonomian dan pusat aktivitas masyarakat yang layak dan menarik.
Komentar
Berita Terbaru
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler