Detail Berita
Hukum & Politik
Kemenag Banyuwangi Tekankan Pentingnya Bimbingan Perkawinan Untuk Remaja
Pewarta : Evelyne Enewsindo
27 Desember 2024
14:49
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banyuwangi melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Mastur, menggarisbawahi pentingnya memberikan bekal yang cukup bagi calon pengantin, terutama mereka yang menikah di bawah usia 19 tahun.
Dalam sebuah pembinaan yang digelar di Balai Nikah KUA Kecamatan Gambiran pada Jumat (27/12/2024), Mastur menekankan bahwa bimbingan perkawinan bukan hanya sekedar formalitas, tetapi merupakan investasi untuk masa depan keluarga.
“Pernikahan di usia muda tentu memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kami memberikan perhatian khusus pada materi yang disampaikan, agar mereka benar-benar siap menghadapi kehidupan berumah tangga,” ujar Mastur.
Materi yang disampaikan lebih spesifik
dalam kegiatan bimbingan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang hukum pernikahan, tetapi juga diberikan pemahaman tentang psikologi remaja, kesehatan reproduksi, pengelolaan keuangan keluarga, hingga pentingnya komunikasi yang efektif dalam rumah tangga.
“Kami melibatkan berbagai pihak, seperti petugas kesehatan dari Puskesmas dan petugas BKKBN, agar materi yang disampaikan lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan calon pengantin,” tambah Gufron Mustofa, Kepala KUA Kecamatan Gambiran.
Menikah di usia muda seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti belum matangnya emosional, kurangnya pengalaman, dan tekanan sosial. Melalui bimbingan perkawinan, diharapkan calon pengantin dapat lebih siap menghadapi tantangan tersebut dan membangun rumah tangga yang harmonis.
“Kami berharap dengan adanya bimbingan ini, angka perceraian di kalangan remaja dapat ditekan dan kualitas keluarga di Banyuwangi semakin meningkat,” ungkap Mastur.
Salah satu peserta, Siti (18 tahun), mengaku sangat terbantu dengan kegiatan bimbingan ini. “Saya jadi lebih paham tentang tanggung jawab sebagai istri dan ibu. Materi tentang komunikasi yang efektif sangat bermanfaat untuk saya,” ujarnya.
Kemenag Banyuwangi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas bimbingan perkawinan. Kedepannya, direncanakan akan ada lebih banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti workshop dan seminar, untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. (red)
Tags :
#Berita
# Banyuwangi
# Jawa Timur
# Kementrian Agama Banyuwangi
# Kementerian Agama
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Akhir 2026, Pemkab Jember Targetkan Seluruh ASN Beralih ke e-Kinerja BKN
9 Oktober 2026
18:08
Ekonomi & Bisnis
Siapkan IB Gratis Sapi Red Brahman, DKPPP Jember Sinkronkan Birahi Ternak
9 Oktober 2026
17:36
Pendidikan & Teknologi
Harmoni Tangguh dari Ujung Timur Jawa, MTsN 1 Banyuwangi Unjuk Prestasi di Kejurprov Drum Band PDBI Jatim 2026
9 Oktober 2026
17:25
Hukum & Politik
Pasutri Pembuang Bayi di Kalibaru Banyuwangi Ditangkap, Polisi Telusuri Motif
9 Oktober 2026
16:06
Hukum & Politik
Mobil Cinta Diluncurkan, Pasien di Jember Tak Perlu Bingung Cari Kendaraan untuk Pulang
9 Oktober 2026
15:53