Detail Berita
Hukum & Politik
Puluhan Peserta Final Duta Cilik 2024 Jember Terlantar hingga Berjam-jam
Pewarta : Anjasmara Enewsindo
30 November 2024
14:09
JEMBER, enewsindo.co.id - Acara Grand Final Pemilihan Duta Cilik Jember 2024 di Area Jember Town Square (Jetos) pada Sabtu (30/11/2024) berlangsung kacau. Puluhan finalis terpaksa menunggu hingga hampir enam jam setelah acara yang dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB tertunda hingga pukul 17.30 WIB akibat hujan yang terus mengguyur tanpa henti.
Kondisi ini memicu kekecewaan dari para orang tua dan peserta yang mengkritik panitia atas kurangnya persiapan, terutama mengingat acara digelar di musim hujan tanpa menyediakan tenda atau fasilitas peneduh yang memadai.
"Sudah tahu musim hujan, pakai acara di tempat terbuka. Seharusnya ada tenda. Ini anak-anak dari jam dua siang sampai sekarang harus menunggu tanpa kepastian kapan acara dimulai," ujar Evelyne, salah satu orang tua peserta. Ia juga menilai penyelenggaraan acara oleh Paguyuban Gus Ning Jember ini sangat tidak profesional.
Kritik juga muncul terkait mekanisme pemilihan juara favorit yang menggunakan polling berbasis QRIS, di mana setiap satu suara dihargai Rp 5.000. Hal ini dinilai memberatkan dan memunculkan kontroversi di kalangan peserta.
Berdasarkan pantauan, acara baru dimulai pukul 18.45 WIB dengan lokasi yang terkesan kurang layak. Bahkan, beberapa wartawan yang mencoba mengonfirmasi terkait molornya jadwal dan minimnya fasilitas tidak mendapatkan respons dari panitia penyelenggara.
Pihak Disparbud Tidak Terlibat Langsung
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Pemkab Jember, Bambang Rudianto, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui detail acara, termasuk mengenai mekanisme polling berbayar tersebut.
"Kegiatan Gus dan Ning Cilik ini merupakan acara Paguyuban Gus dan Ning. Kami dari Disparbud hanya mendukung saja dan tidak terlibat langsung," jelas Bambang.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan, pihaknya akan mempertimbangkan penganggaran kegiatan serupa melalui APBD untuk memastikan penyelenggaraannya lebih baik. "Mungkin ke depannya kami akan usulkan agar kegiatan ini dianggarkan melalui APBD," tutupnya.
Acara Duta Cilik 2024 yang seharusnya menjadi momen istimewa bagi para peserta kini justru menuai sorotan dan kritik akibat buruknya manajemen dan persiapan. (red)
Kritik juga muncul terkait mekanisme pemilihan juara favorit yang menggunakan polling berbasis QRIS, di mana setiap satu suara dihargai Rp 5.000. Hal ini dinilai memberatkan dan memunculkan kontroversi di kalangan peserta.
Berdasarkan pantauan, acara baru dimulai pukul 18.45 WIB dengan lokasi yang terkesan kurang layak. Bahkan, beberapa wartawan yang mencoba mengonfirmasi terkait molornya jadwal dan minimnya fasilitas tidak mendapatkan respons dari panitia penyelenggara.
Pihak Disparbud Tidak Terlibat Langsung
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Pemkab Jember, Bambang Rudianto, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui detail acara, termasuk mengenai mekanisme polling berbayar tersebut.
"Kegiatan Gus dan Ning Cilik ini merupakan acara Paguyuban Gus dan Ning. Kami dari Disparbud hanya mendukung saja dan tidak terlibat langsung," jelas Bambang.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan, pihaknya akan mempertimbangkan penganggaran kegiatan serupa melalui APBD untuk memastikan penyelenggaraannya lebih baik. "Mungkin ke depannya kami akan usulkan agar kegiatan ini dianggarkan melalui APBD," tutupnya.
Acara Duta Cilik 2024 yang seharusnya menjadi momen istimewa bagi para peserta kini justru menuai sorotan dan kritik akibat buruknya manajemen dan persiapan. (red)
Tags :
#Berita
# Peristiwa
# Pemerintahan
# Jember
# Jawa Timur
# Paguyuban Gus Ning Jember
# Paguyuban Gus Ning Jember
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Hukum & Politik
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
Hukum & Politik
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
Hukum & Politik
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Hukum & Politik
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler