Detail Berita
Hukum & Politik
Festival Kebangsaan Banyuwangi 2024, Menyatukan Keanekaragaman dalam Nuansa Heroik
Pewarta : Anjasmara Enewsindo
16 November 2024
23:33
BANYUWANGI , Newsindo - Festival Kebangsaan Banyuwangi hari kedua yang berlangsung pada Sabtu malam, 16 November 2024, di Gedung Seni Budaya (Gesibu) Blambangan, berhasil menciptakan suasana yang meriah dan fenomenal. Acara ini kental dengan nuansa heroik, memancarkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Banyuwangi, para Kepala SKPD, serta camat se-Banyuwangi, yang mengenakan pakaian adat khas suku Osing. Kehadiran mereka menambah warna dan makna dalam perayaan tersebut, yang tak hanya melibatkan masyarakat lokal, tetapi juga menonjolkan keanekaragaman suku, etnis, dan agama yang ada di Banyuwangi. Semua itu dipadu dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang semakin meneguhkan tekad untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua Panitia Festival Kebangsaan, yang juga Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, dalam laporannya mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Banyuwangi yang telah memperlihatkan kekompakan dan solidaritas lintas etnis, suku, dan agama. "Kehadiran seluruh elemen masyarakat dalam acara ini menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kunci untuk mempertahankan warisan budaya dan semangat kebangsaan," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), MY Bramudya, yang mewakili Plt. Bupati Banyuwangi, juga menyampaikan apresiasi atas terlaksananya acara tersebut. "Festival ini bukan hanya ajang untuk menunjukkan kekayaan budaya daerah, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan kesatuan kita dalam menjaga Indonesia yang merdeka dan berdaulat," katanya.
Festival Kebangsaan Banyuwangi ini berlangsung dengan serangkaian kegiatan seni dan budaya, yang menggambarkan keragaman suku, tradisi, serta semangat gotong royong masyarakat Banyuwangi dalam bingkai nasionalisme. Dengan tema "Keberagaman dalam Kesatuan," acara ini menjadi momentum penting bagi Banyuwangi untuk memperkuat identitas budaya sekaligus meneguhkan rasa cinta tanah air. (red)
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Banyuwangi, para Kepala SKPD, serta camat se-Banyuwangi, yang mengenakan pakaian adat khas suku Osing. Kehadiran mereka menambah warna dan makna dalam perayaan tersebut, yang tak hanya melibatkan masyarakat lokal, tetapi juga menonjolkan keanekaragaman suku, etnis, dan agama yang ada di Banyuwangi. Semua itu dipadu dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang semakin meneguhkan tekad untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua Panitia Festival Kebangsaan, yang juga Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, dalam laporannya mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Banyuwangi yang telah memperlihatkan kekompakan dan solidaritas lintas etnis, suku, dan agama. "Kehadiran seluruh elemen masyarakat dalam acara ini menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kunci untuk mempertahankan warisan budaya dan semangat kebangsaan," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), MY Bramudya, yang mewakili Plt. Bupati Banyuwangi, juga menyampaikan apresiasi atas terlaksananya acara tersebut. "Festival ini bukan hanya ajang untuk menunjukkan kekayaan budaya daerah, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan kesatuan kita dalam menjaga Indonesia yang merdeka dan berdaulat," katanya.
Festival Kebangsaan Banyuwangi ini berlangsung dengan serangkaian kegiatan seni dan budaya, yang menggambarkan keragaman suku, tradisi, serta semangat gotong royong masyarakat Banyuwangi dalam bingkai nasionalisme. Dengan tema "Keberagaman dalam Kesatuan," acara ini menjadi momentum penting bagi Banyuwangi untuk memperkuat identitas budaya sekaligus meneguhkan rasa cinta tanah air. (red)
Tags :
#Berita
# Nasional
# Pemerintahan
# Banyuwangi
# Jawa Timur
# Komunitas
# Seni Budaya
# Kerukunan Kebangsaan Banyuwangi
# Festival Kebangsaan Banyuwangi
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Akhir 2026, Pemkab Jember Targetkan Seluruh ASN Beralih ke e-Kinerja BKN
9 Oktober 2026
18:08
Ekonomi & Bisnis
Siapkan IB Gratis Sapi Red Brahman, DKPPP Jember Sinkronkan Birahi Ternak
9 Oktober 2026
17:36
Pendidikan & Teknologi
Harmoni Tangguh dari Ujung Timur Jawa, MTsN 1 Banyuwangi Unjuk Prestasi di Kejurprov Drum Band PDBI Jatim 2026
9 Oktober 2026
17:25
Hukum & Politik
Pasutri Pembuang Bayi di Kalibaru Banyuwangi Ditangkap, Polisi Telusuri Motif
9 Oktober 2026
16:06
Hukum & Politik
Mobil Cinta Diluncurkan, Pasien di Jember Tak Perlu Bingung Cari Kendaraan untuk Pulang
9 Oktober 2026
15:53