Detail Berita
Hukum & Politik
Punya Komoditas Teh Premium, PTPN XII Ekspor 13 Ton Teh Premium ke Singapura
Pewarta : Evelyne Enewsindo
05 Juni 2023
11:39
SURABAYA enewsindo.co.id – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII mengekspor 13 ton komoditas teh hitam
CTC (Crushing, Tearing, Curling) premium mutu D1 dengan tujuan Negara Singapura pada 5/6/ 2023.
SEVP Business Support PTPN XII, Tri Septiono, S. P mengatakan teh hitam tersebut akan diekspor ke salah satu mitra strategis PTPN XII di Singapura karena kebutuhan akan teh jenis tersebut disana sangat tinggi.
Komoditas teh mutu D1 merupakan jenis yang paling banyak diminati di luar negeri pada tahun 2023.
Teh hitam CTC premium PTPN XII ini dibuat dari pucuk teh pilihan yang diolah dengan proses pengolahan yang selalu terjaga standarnya sehingga memiliki kualitas baik.
Teh jenis ini memiliki kelebihan yakni kekuatan rasa yang intens dan aroma atau flavour khas yang spesifik yang tidak dimiliki produk lain.
Rencananya, jadwal pengapalan ekspor teh ini akan dilakukan pada 5 Juni 2023. Komoditas tersebut diperkirakan akan sampai ke negara tujuan pada 12 Juni 2023.
Tri Septiono menjelaskan PTPN XII merupakan salah satu eksportir komoditas perkebunan terkemuka di Indonesia, khususnya kopi, kakao, karet dan teh.
“Pada tahun 2022 lalu, PTPN XII telah mengekspor 857 ton teh bulky ke berbagai negara,” ungkap Tri Septiono.
Tri Septiono menambahkan, selama ini negara terbesar tujuan ekspor teh adalah China dan Malaysia karena kebutuhan bahan baku teh untuk industri minuman di negara itu cukup tinggi.
Selain itu negara tujuan ekspor lainnya adalah Pakistan, Singapura, Uni Emirat Arab, Rusia, India, Iran, United Kingdom, dan Belanda.
PTPN XII sendiri memiliki memiliki komoditas teh dengan kualitas premium, sehingga sangat potensial di pasar internasional.
Teh tersebut dibudidayakan di Kawasan yang memiliki ketinggian 700 hingga 1.500 meter dari permukaan laut (MDPL), yakni di Kebun Wonosari Kabupaten Malang, Kebun Bantaran Kabupaten Blitar, Kebun Kertowono Kabupaten Lumajang dan Kebun Gunung Gambir Kabupaten Jember.
Dalam mendukung kualitasnya produknya, teh hitam PTPN XII telah tersertifikasi dengan Hazard Analysist Critical Control Point (HACCP), Rainforest Alliance (RA) sekaligus sertifikasi Halal.
Rencananya, jadwal pengapalan ekspor teh ini akan dilakukan pada 5 Juni 2023. Komoditas tersebut diperkirakan akan sampai ke negara tujuan pada 12 Juni 2023.
Tri Septiono menjelaskan PTPN XII merupakan salah satu eksportir komoditas perkebunan terkemuka di Indonesia, khususnya kopi, kakao, karet dan teh.
“Pada tahun 2022 lalu, PTPN XII telah mengekspor 857 ton teh bulky ke berbagai negara,” ungkap Tri Septiono.
Tri Septiono menambahkan, selama ini negara terbesar tujuan ekspor teh adalah China dan Malaysia karena kebutuhan bahan baku teh untuk industri minuman di negara itu cukup tinggi.
Selain itu negara tujuan ekspor lainnya adalah Pakistan, Singapura, Uni Emirat Arab, Rusia, India, Iran, United Kingdom, dan Belanda.
PTPN XII sendiri memiliki memiliki komoditas teh dengan kualitas premium, sehingga sangat potensial di pasar internasional.
Teh tersebut dibudidayakan di Kawasan yang memiliki ketinggian 700 hingga 1.500 meter dari permukaan laut (MDPL), yakni di Kebun Wonosari Kabupaten Malang, Kebun Bantaran Kabupaten Blitar, Kebun Kertowono Kabupaten Lumajang dan Kebun Gunung Gambir Kabupaten Jember.
Dalam mendukung kualitasnya produknya, teh hitam PTPN XII telah tersertifikasi dengan Hazard Analysist Critical Control Point (HACCP), Rainforest Alliance (RA) sekaligus sertifikasi Halal.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Hukum & Politik
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
Hukum & Politik
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
Hukum & Politik
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Hukum & Politik
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler