Detail Berita

Hukum & Politik

Kapal Sulit Sandar, Antrean Kendaraan Padati Pelabuhan Ketapang

Pewarta : Redaksi

22 Mei 2026

13:22

Antrean kendaraan mengular di kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi (Foto: Istimewa)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Cuaca buruk yang melanda Selat Bali sempat mengganggu aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Angin kencang dan gelombang laut membuat sejumlah kapal mengalami kesulitan saat sandar di dermaga. Kondisi tersebut menyebabkan keterlambatan operasional penyeberangan hingga antrean kendaraan mengular sampai kawasan Watu Dodol.

“Cuaca buruk kemarin menimbulkan efek domino dan dampaknya masih terasa sampai sekarang,” ujar Rahut. Ia mengatakan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil berdampak pada aktivitas kapal di pelabuhan penyeberangan.

Selain faktor cuaca, kondisi air laut yang surut di dermaga LCM di kedua sisi pelabuhan juga membuat proses bongkar muat kapal belum berjalan maksimal. Meski demikian, jumlah kapal yang dioperasikan tetap sebanyak 28 unit seperti hari normal untuk membantu mengurai antrean kendaraan.

“Selain cuaca buruk, kondisi air laut yang surut di dermaga LCM juga membuat proses bongkar muat kapal belum berjalan maksimal,” kata Rahut.

Sementara itu, BMKG Ketapang-Gilimanuk menyebut cuaca buruk pada Rabu malam dipicu angin dengan kecepatan mencapai 13 knot disertai tinggi gelombang sekitar 0,7 meter. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah kapal mengalami kendala saat proses sandar di beberapa dermaga penyeberangan.

“Untuk Jumat hingga Sabtu masih ada potensi hujan ringan pada sore hari. Update prakiraan cuaca akan terus kami sampaikan melalui rilis berikutnya,” ujar Yudhi Nugraha Septiadi. (*)

Tags : #PelabuhanKetapang #Kemacetan #CuacaBuruk #AntreanKendaraan #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar