Detail Berita
Mobil Travel Terbakar di Jelbuk, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
Pewarta : Redaksi
12 April 2026
13:37
Kebakaran travel di jelbuk, sukokambing, jember 12 - April - 2026 (Foto: Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jember, tepatnya di Desa Sukokambing pada Minggu pagi, 12 April 2026. Sebuah mobil travel milik warga setempat dilaporkan hangus terbakar sekitar pukul 07.50 WIB.
Kejadian ini sempat mengejutkan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bagian kendaraan. Laporan pertama yang masuk segera ditindaklanjuti oleh petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember yang langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Tim pemadam diberangkatkan hanya beberapa menit setelah laporan diterima, dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.13 WIB setelah menempuh jarak kurang lebih 8 kilometer.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dengan peralatan yang tersedia, termasuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Api yang sudah terlanjur membesar membuat kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, meskipun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta. Upaya pemadaman akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 08.36 WIB, sehingga api tidak sempat merembet ke lingkungan sekitar.
Mobil yang terbakar diketahui merupakan milik seorang warga bernama P. Jamhari. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.
Insiden ini menjadi perhatian serius mengingat potensi kebakaran pada kendaraan bisa terjadi kapan saja, baik akibat gangguan teknis maupun faktor lainnya.
Kondisi kendaraan yang tidak prima sering kali menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran, terutama jika berkaitan dengan sistem kelistrikan atau bahan bakar.
Proses penanganan di lapangan juga melibatkan peran aktif masyarakat setempat yang membantu pengamanan area selama pemadaman berlangsung.
Kehadiran warga dinilai cukup membantu dalam mempercepat akses petugas serta memastikan situasi tetap terkendali. Sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah dampak yang lebih luas dari kejadian tersebut.
Komandan Regu C Damkar Jember, Syamsullah Adi S., menyampaikan bahwa kecepatan laporan dari masyarakat sangat berpengaruh terhadap efektivitas penanganan di lapangan. Ia menegaskan bahwa semakin cepat informasi diterima, maka semakin besar peluang untuk meminimalisir kerugian.
"Kami menghimbau masyarakat untuk tidak ragu segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran atau kejadian darurat lainnya," ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas, khususnya pemilik kendaraan, untuk lebih rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan mereka.
Syamsullah, mengatakan, Pemeriksaan berkala pada sistem kelistrikan, bahan bakar, serta komponen lainnya sangat penting, untuk menghindari risiko kebakaran.
"Alat pemadam sederhana juga harus ada di dalam kendaraan, Karena bisa menjadi langkah antisipasi awal jika terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya
Dengan adanya insiden ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran semakin meningkat. Langkah pencegahan yang sederhana namun konsisten dapat membantu mengurangi risiko serta dampak kerugian yang lebih besar di masa mendatang. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
BATAMIKOSI 2026 Digelar, SMPN 1 Ngasem Sasar Siswa SD/MI Berprestasi
13 April 2026
14:23
Ekonomi & Bisnis
Polisi Turun Tangan Awasi Distribusi LPG 3 Kg di Bondowoso
13 April 2026
13:13
Hukum & Politik
Respons Cepat Tanpa Sekat, Gus Fawait Gunakan Live Streaming Jawab Isu Publik
13 April 2026
09:52
Hukum & Politik
Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, 67 Motor Diamankan
12 April 2026
22:50
Pendidikan & Teknologi
Haul ke-39 KH Farouq Muhammad Khidmat, Gus Fikri Kenang Tirakat Orang Tua
12 April 2026
22:41