Detail Berita
Kemenkeu Akui Kecolongan Pengadaan Motor Listrik BGN
Pewarta : Redaksi
10 April 2026
16:12
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan keterangan terkait pengadaan ribuan motor listrik. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, enewsindo.co.id - Pengawasan pengelolaan anggaran negara kembali menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap adanya pengadaan puluhan ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru diketahui setelah proses berjalan. Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan langsung mengambil langkah dengan memangkas alokasi anggaran lanjutan guna menjaga disiplin fiskal. Ia menegaskan bahwa anggaran pengadaan tersebut berasal dari tahun sebelumnya dan tidak akan dilanjutkan pada tahun berjalan.
“Kita baru tahu belakangan, sudah dipotong anggarannya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik tersebut telah masuk dalam perencanaan anggaran 2025 dan digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menilai kendaraan tersebut penting, terutama untuk menjangkau wilayah dengan akses yang sulit.
Dadan juga menegaskan bahwa kendaraan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan operasional lapangan, bukan untuk pejabat. Ia turut mengklarifikasi bahwa harga pengadaan berada di bawah harga pasar.
“Realisasinya sekitar 21.800 unit dari target, dengan harga sekitar Rp42 juta per unit,” jelasnya.
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Pemkot Kediri Targetkan 10 SD Jadi Sekolah Siaga Kependudukan 2026
10 April 2026
17:02
Pendidikan & Teknologi
Pemkot Kediri Gencarkan UKBI, Tekan Dominasi Bahasa Asing di Sekolah
10 April 2026
16:17
Hukum & Politik
Banjir Rendam Sejumlah Jalan di Perkotaan Jember
10 April 2026
16:15
Hukum & Politik
Kemenkeu Akui Kecolongan Pengadaan Motor Listrik BGN
10 April 2026
16:12
Hukum & Politik
Longsor Tutup Sebagian Jalan Nasional Gumitir, Polisi Terapkan Buka Tutup
10 April 2026
16:08