Detail Berita
Mbak Wali Sambangi Ulama Kediri, Perkuat Fondasi Pembangunan Kota MAPAN
Pewarta : Siddik
07 April 2026
15:59
Mbak Wali didampingi Wakil Wali Kota Gus Qowim bersama beberapa pejabat kunjungi Ponpes yang berada di kota Kediri (Istimewa)
KOTA KEDIRI, enewsindo.co.id - Di tengah suasana hangat pasca-Idulfitri, langkah silaturahmi yang dilakukan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin bukan sekadar agenda seremonial. Kunjungan ke sejumlah ulama dan pondok pesantren di Kota Kediri, Senin (6/4/2026), mencerminkan upaya merajut kembali simpul-simpul sosial yang menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah.
Rangkaian kunjungan tersebut dimulai dari KH An’im Falahudin di Pondok Pesantren Lirboyo, dilanjutkan ke Aina ‘Ainaul Mardliyah Anwar di PPST Ar-Risalah, KH Abdul Hamid Abdul Qodir di Ponpes Ma’unah Sari, KH Zubaduzzaman di Ponpes Al-Islah, hingga KH Sunarto di Ponpes Wali Barokah. Setiap pertemuan menghadirkan ruang dialog yang tidak hanya sarat nilai spiritual, tetapi juga strategis dalam memperkuat kolaborasi antara ulama dan pemerintah.
Dalam setiap titik kunjungan, Vinanda Prameswati yang akrab disapa Mbak Wali menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat. Namun lebih dari itu, pernyataan tersebut mengandung refleksi atas kinerja pemerintah yang diakui masih perlu terus disempurnakan.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kami mohon maaf lahir dan batin atas kekurangan serta kesalahan kami. Mungkin selama ini kami belum maksimal dalam memberikan pelayanan,” ujarnya.
Pernyataan itu menjadi penanda adanya kesadaran bahwa pelayanan publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan proses berkelanjutan yang membutuhkan evaluasi dan keterbukaan. Dalam konteks ini, kehadiran pondok pesantren dipandang sebagai mitra penting, terutama dalam membangun karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral.
Vinanda juga menegaskan bahwa visi Kota Kediri MAPAN tidak dapat diwujudkan secara parsial. Pemerintah membutuhkan dukungan berbagai elemen, termasuk pesantren yang selama ini memiliki peran strategis dalam pembinaan masyarakat.
“Dalam membangun Kota Kediri, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pondok pesantren. Harapannya kolaborasi ini terus diperkuat sehingga program-program berjalan optimal,” ungkapnya.
Di sisi lain, respons dari kalangan ulama menunjukkan sambutan positif terhadap langkah tersebut. Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, menilai silaturahmi ini bukan hanya tradisi, tetapi juga instrumen penting dalam memperkuat hubungan antara ulama dan umaro.
“Silaturahmi ini memiliki banyak manfaat, salah satunya memperkuat sinergi antara ulama dan umaro. Semoga semakin baik dalam menjalankan amanah dari rakyat,” ujarnya.
Kunjungan ini pada akhirnya menjadi cermin bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada kekuatan relasi sosial dan spiritual. Di tengah tantangan pembangunan, pendekatan yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor termasuk dengan pesantren menjadi kunci untuk mewujudkan Kota Kediri yang tidak hanya maju, tetapi juga berkarakter. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
Gus Bupati Tegaskan Kabupaten Jember Prioritaskan Pertanian
7 April 2026
16:58
Ekonomi & Bisnis
Pembelian BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari
7 April 2026
16:31
Hukum & Politik
Mbak Wali Sambangi Ulama Kediri, Perkuat Fondasi Pembangunan Kota MAPAN
7 April 2026
15:59
Hukum & Politik
Lansia Hilang di Hutan Baluran, Tim SAR Bagi Dua Sektor Pencarian
7 April 2026
15:48
Hukum & Politik
Perhutani Salurkan Bibit, Polres Bondowoso Siap Perkuat RTH
7 April 2026
15:11