Detail Berita

Hukum & Politik

Lansia Hilang di Hutan Baluran, Tim SAR Bagi Dua Sektor Pencarian

Pewarta : Redaksi

07 April 2026

15:48

Proses pencarian korban hilang Pada 6 Februari 2026 (Foto: Istimewa)

SITUBONDO,  enewsindo.co.id - Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Taman Nasional Baluran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, terus berlanjut.

Hingga memasuki hari kedua operasi, Senin (6/4/2026), korban masih belum berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. Korban diketahui bernama Suwardi (68), warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih.

Ia dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/4/2026) setelah berpamitan untuk mencari sapi miliknya dan tidak kunjung kembali ke rumah. Keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa operasi pencarian hari kedua dimulai sejak pagi hari dengan persiapan yang matang. Tim SAR gabungan terlebih dahulu melakukan briefing pada pukul 07.00 WIB sebelum diterjunkan ke lokasi pencarian.

Dalam pelaksanaannya, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat proses penyisiran. Masing-masing tim bertugas menyisir area berbeda dengan metode hasty search atau pencarian cepat, mencakup wilayah seluas kurang lebih 4 kilometer persegi per sektor.

“Tim kami fokus menyisir jalur-jalur yang diduga menjadi rute pergerakan korban di dalam kawasan hutan Baluran. Upaya ini dilakukan secara intensif sejak pagi hingga sore hari,” ujar Oka Astawa.

Meski pencarian telah dilakukan secara maksimal, hasilnya masih belum membuahkan titik terang. Hingga operasi dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB, keberadaan korban belum juga ditemukan.

Operasi SAR kemudian ditutup sementara dan dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Selasa (7/4/2026) pagi. Pada hari ketiga pencarian, tim berencana memperluas area penyisiran guna meningkatkan peluang menemukan korban.

Pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Situbondo, Tagana, Balai Taman Nasional Baluran, TNI, Polri, Satpol PP, perangkat kecamatan, serta warga setempat yang turut membantu proses pencarian di lapangan.

Oka Astawa menegaskan bahwa seluruh tim akan terus berupaya semaksimal mungkin hingga korban ditemukan. “Kami akan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada bersama tim SAR gabungan agar korban segera dapat ditemukan,” katanya.

Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan cerah dan cukup mendukung jalannya operasi. Namun demikian, tim menghadapi sejumlah kendala, terutama medan hutan yang cukup sulit serta suhu panas yang cukup terik di kawasan Baluran.

Hingga kini, harapan keluarga dan tim SAR masih tertuju pada kelanjutan pencarian di hari berikutnya, dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (*)

Tags : ##Baluran ##hutan ##pencarian

Ikuti Kami :

Komentar