Detail Berita
Di Ponpes Al Islah Bondowoso, Perbedaan Idul Fitri Disikapi sebagai Pemersatu
Pewarta : Eko
20 Maret 2026
09:17
Pimpinan Ponpes Al Islah, KH Thoha Yusuf Zakaria Ma’shum ketika memberikan Tausiyah di hadapan Jamaah sholat idul Fitri (Eko)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Ratusan jamaah memadati lapangan Pondok Pesantren Al Islah, Grujugan, Bondowoso, untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Jumat pagi (20/3/2026).
Mereka berdiri berbaris rapi di bawah langit cerah, mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk. Seusai pelaksanaan, khatib menyampaikan pesan yang menyoroti perbedaan penetapan hari raya Idul Fitri di tengah umat Islam.
Dalam ceramahnya, Pimpinan Ponpes Al Islah, KH Thoha Yusuf Zakaria Ma’shum, mengingatkan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan dapat menjadi sarana memperkuat persatuan.
“Perbedaan itu hendaknya menjadi alat pemersatu, bukan sebaliknya,” ujar khatib di hadapan jamaah.
Menurut dia, perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri yang pada tahun ini jatuh pada Jumat dan Sabtu tidak perlu diperdebatkan, bukan soal benar atau salah, melainkan bagian dari keragaman penafsiran yang memiliki dasar hukum masing-masing.
“Dan kita umat Islam wajib bersatu. Ini yang paling utama. Umat muslim wajib bersatu,” kata Thoha.
Rangkaian kegiatan hari raya Idul Fitri ditutup dengan halal bihalal. Terlihat para Jamaah berbondong-bondong menyalami KH Thoha Yusuf Zakaria Ma’shum, sekaligus saling bermaaf-maafan antarwarga. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Posting Buah Naga Berulat Berujung Teror, Guru Madrasah di Asahan Masih Menanti Kepastian Hukum
2 Agustus 2026
21:57
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Harapkan Turnamen Piala Kemerdekaan Lahirkan Atlet Sepak Bola Berprestasi
2 Agustus 2026
20:21
Hukum & Politik
Lima ABH Spesialis Bobol Ruko dan Sekolah di Banyuwangi Dibekuk Tim Macan Blambangan
2 Agustus 2026
18:39
Ekonomi & Bisnis
Festival JKCI Ke-8 Promosikan Tembakau Jember ke Dunia, Hadirkan Peserta dari Sembilan Negara
2 Agustus 2026
17:15
Ekonomi & Bisnis
Merawat Warisan Tembakau Jember Ketika Sebuah Daun Menyimpan Sejarah, Menghidupi Manusia, dan Menatap Masa Depan
2 Agustus 2026
17:00