Detail Berita

Hukum & Politik

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, TMMD ke-127 Kediri Perkuat Desa Gadungan lewat Pembenihan Lele

Pewarta : Siddik

26 Februari 2026

17:17

Perwakilan Kodim 0809/Kediri, Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, dan pemerintah desa usai bimbingan teknis pembenihan ikan lele dalam program TMMD ke-127 di Desa Gadungan, 26 Februari 2026 (Siddik)

KEDIRI, enewsindo.co.id - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Gadungan memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak lagi dimaknai sebatas pengecoran jalan atau perbaikan fasilitas umum. Melalui bimbingan teknis pembenihan ikan lele, Kamis (26/2/2026), TMMD menghadirkan pendekatan pembangunan yang menyentuh langsung denyut ekonomi warga.

Pelatihan yang digelar di rumah Kepala Dusun Tondo Mulyo itu menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD ke-127 oleh TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0809/Kediri, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri. Sinergi ini menandai pergeseran orientasi TMMD yang tak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas sumber daya manusia sesuai potensi lokal.

Desa Gadungan dipandang memiliki keunggulan di sektor perikanan, khususnya pembenihan ikan lele. Karena itu, bimtek diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis para pembudidaya agar mampu menghasilkan benih berkualitas dan berdaya saing.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Andik Priyo Setiawan, menuturkan bahwa keberhasilan pembenihan lele sangat bergantung pada manajemen induk dan pengendalian kualitas lingkungan. Induk lele harus dirawat secara optimal, terutama dari sisi pakan dengan kandungan protein sekitar 38–40 persen.

“Proses pembenihan menuntut ketelitian tinggi, terutama dalam menjaga kualitas air dan kesehatan larva. Karena itu, kami juga memberikan praktik langsung, termasuk vaksinasi untuk mencegah bakteri aeromonas,” ujar Andik.

Selain pelatihan, Dinas Perikanan juga menyalurkan bantuan pakan induk dan obat-obatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat keberlanjutan usaha pembenihan, bukan sekadar dukungan sesaat.

Andik menambahkan, potensi perikanan lele di Kabupaten Kediri tergolong besar. Kapasitas pembenihan mencapai miliaran ekor per tahun, sementara produksi lele konsumsi berada di kisaran 16.000 ton per tahun. Namun, tantangan masih dihadapi, mulai dari kualitas induk yang belum merata hingga pencatatan budidaya yang belum tertib.

“Kami berharap melalui pembinaan ini, kemampuan pembudidaya meningkat dan usaha mereka lebih tertata,” katanya.

Kepala Desa Gadungan, Dari Purwanto, memandang kegiatan tersebut sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia desa. Menurut dia, kolaborasi dalam program TMMD membuka ruang pembelajaran yang berdampak langsung pada kemandirian ekonomi warga.

“Ini bagian dari upaya mendorong masyarakat agar lebih maju dan mandiri secara ekonomi. Kami ingin potensi lele di Desa Gadungan berkembang lebih besar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Tondo Mulyo, Mislan, menyebut sebagian besar warga di wilayahnya telah menekuni usaha pembenihan lele selama lebih dari lima tahun. Selama ini, distribusi dan pemasaran berjalan relatif lancar, namun peningkatan kualitas produksi menjadi kebutuhan agar usaha tetap berkelanjutan.

“Dengan adanya pembinaan ini, kami berharap hasilnya lebih baik dan ekonomi warga semakin meningkat,” katanya.

Melalui pendekatan pembangunan yang memadukan peran TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, bimtek pembenihan lele tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Desa Gadungan sebagai sentra budidaya lele di Kabupaten Kediri sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis desa.

Tags : #TMMD ke-127 #Kodim 0809 Kediri #Desa Gadungan #Kabupaten Kediri #Bimtek Lele #Pembenihan Lele #Pemberdayaan Desa #Ketahanan Pangan #TNI AD #Perikanan Budidaya

Ikuti Kami :

Komentar