Detail Berita
Buka Bersama BBKA Jatim, Pengusaha Dibekali Strategi Hadapi Era Coretax
Pewarta : Tamara
26 Februari 2026
21:18
Puluhan Pengusaha Buka Bersama BBKA Jatim dan Sharing Bisnis di salah satu hotel Surabaya, 26 Februari 2026 (Tamara)
SURABAYA, enewsindo.co.id - Puluhan pengusaha yang tergabung dalam komunitas Belajar Bareng Ko Andrew Jawa Timur (BBKA Jatim) mengikuti kegiatan buka bersama dan sharing bisnis bertema “Strategi Menghindari Denda Pajak Ratusan Juta di Era Coretax”, Kamis petang (26/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Surabaya ini digelar untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap transformasi sistem perpajakan nasional berbasis digital.
Dalam kegiatan tersebut, Dedy Sidarta hadir sebagai pembicara utama. Ia memaparkan perubahan mendasar dalam sistem administrasi perpajakan berbasis Coretax, mulai dari pengawasan, pelaporan, hingga proses validasi data yang kini terintegrasi secara digital.
Menurut Dedy, penerapan Coretax membuat data perpajakan semakin transparan dan mudah ditelusuri. Kondisi ini, kata dia, menyebabkan potensi kesalahan administrasi akan lebih cepat terdeteksi oleh otoritas pajak.
“Coretax bukan hanya perubahan sistem, tetapi juga perubahan pola pengawasan. Seluruh data saling terhubung. Ketidaksinkronan laporan keuangan dan pajak dapat berujung pada sanksi hingga denda besar,” ujarnya.

Ia menekankan, di era sistem terintegrasi, pajak tidak lagi dapat dipandang semata sebagai kewajiban administratif. Strategi perpajakan, menurutnya, perlu menjadi bagian dari manajemen risiko perusahaan.
“Pengusaha dituntut lebih disiplin dan adaptif. Kesalahan kecil yang terjadi berulang dapat berdampak signifikan terhadap arus kas perusahaan,” kata Dedy.
Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai sektor usaha, mulai dari UMKM, properti, manufaktur, hingga jasa. Diskusi berlangsung interaktif dengan sejumlah pertanyaan terkait risiko pemeriksaan pajak, potensi sanksi administrasi, serta langkah konkret meminimalkan kesalahan pelaporan.
Dalam sesi sharing, dibahas pula pentingnya rekonsiliasi laporan keuangan dan pajak secara berkala, validasi data transaksi sebelum pelaporan, serta pengelolaan risiko pajak dalam sistem terintegrasi. Optimalisasi peran konsultan pajak dan tim internal perusahaan juga dinilai menjadi strategi preventif untuk menghindari denda besar.
Ketua panitia menyampaikan bahwa tantangan dunia usaha saat ini tidak hanya berkaitan dengan penjualan dan ekspansi, tetapi juga kepatuhan terhadap regulasi yang semakin ketat. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan dinilai penting agar pelaku usaha dapat berkembang secara aman dan berkelanjutan.
Selain sebagai forum edukasi, kegiatan buka bersama tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperluas jejaring antar pengusaha di Jawa Timur. Acara ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, 67 Motor Diamankan
12 April 2026
22:50
Pendidikan & Teknologi
Haul ke-39 KH Farouq Muhammad Khidmat, Gus Fikri Kenang Tirakat Orang Tua
12 April 2026
22:41
Hukum & Politik
Pemuda Katolik Banyuwangi Tancap Gas Usai Dikukuhkan Langsung Gaungkan Persaudaraan
12 April 2026
11:48
Hukum & Politik
INKA Kebut Pengiriman Gerbong Datar ke Palembang
11 April 2026
18:31
Hukum & Politik
Penganiayaan di Kebalenan Banyuwangi Berakhir Damai, Polisi Hentikan Kasus Lewat RJ
11 April 2026
15:57